Banyak Desa Masih Terjebak, Korban Tewas Bisa Capai 10 Ribu Orang

Rabu, 29 Apr 2015 | 13.00 WIB

Banyak Desa Masih Terjebak, Korban Tewas Bisa Capai 10 Ribu Orang<br>

Seorang anak yang menjadi korban gempa Nepal tertidur di lantai di luar rumah sakit Dhading yang penuh, di Dhading Besi, Nepal, Senin (27/4). ANTARA FOTO/REUTERS/Athit Perawongmetha/ox/15.


Centroone.com -  Bantuan untuk korban gempa Nepal terus berdatangan dari seluruh penjuru dunia, namun tidak semua bantuan itu bisa dengan mudah mencapai korban gempa, dengan banyak desa terpencil terisolasi.

Pemerintah Nepal sendiri belum menghitung total kerugian akibat gempa, namun untuk korban tewas diperkirakan bisa mencapai angka 10 ribu orang.

Menurut PM Sushil Koirala, masih banyak informasi kerusakan dari desa-desa terisolir serta kota -kota lain yang belum sampai kepadanya.

PM Koirala saat tampil di TV Nasional telah menyatakan hari berkabung nasional selama 3 hari untuk menghormati mereka yang tewas akibat gempa tersebut.

" Pemerintah akan melakukan segala cara untuk menyelamatkan dan membantu. Ini adalah tantangan dan waktu yang sulit bagi Nepal" ujarnya, seperti dilansir dari Radio Australia, Rabu, (29/04/2015).

Gempa akhir pekan lalu adalah gempa terkuat yang pernah terjadi di Nepal selama hampir 80 tahun terakhir. Pada tahun 1934 sebuah gempa besar menggoyang negara yang sering dijuluki Atap Dunia itu dan mengakibatkan 8,500 orang tewas.     editor:YL.antamaputra

 

Kamp Dasar Selatan Gunung Everest di Nepal terlihat sehari setelah longsor salju yang dipicu oleh gempa kuat menewaskan setidaknya 17 orang, dalam foto yang diambil oleh 6summitschallenge.com, Minggu (26/4) dan dirilis Senin (27/4). Tim penyelamat, yang didukung oleh cuaca cerah, menggunakan helikopter untuk mengangkat para pendaki yang terdampar di ketinggian. ANTARA FOTO/REUTERS/6summitschallenge.com/ox/15.