Biro Penyidik Filipina : Mary Jane Tak Pernah Tahu Bawa Heroin

Rabu, 29 Apr 2015 | 09.23 WIB

Biro Penyidik Filipina : Mary Jane Tak Pernah Tahu Bawa Heroin


Centroone.com -   Eksekusi Terhadap Mary Jane, terpidana narkoba asal FIlipina akhirnya dibatalkan. Pembatalan itu ditunda atas permohonan Presiden Benigno Aquino, yang mengatakan bahwa sosok yang berperan sebagai perekrut Mary Jane untuk membawa narkoba ke Indonesia telah menyerahkan diri ke ke kepolisian Filipina. Sang perekrut, yang bernama Maria Christina Sergio - menyerahkan diri ke kepolisian bersama suaminya Julius.

Menurut NBI - biro penyelidik Filipina, Mary Jane adalah korban dari human trafficking. Mereka juga mengatakan kalau Mary Jane tidak pernah tahu kalau didalam tas yang ia bawa berisi heroin. " Mary Jane adalah korban, yang tak tahu kalau ada barang terlarang di dalam tas yang ia bawa. Dan dia juga korban manipulasi dan kebohongan perekrutan ilegal. " ujar NBI dalam sebuah pernyataan, seperti yang dilaporkan media Filipina, Journal.

NBI juga mengatakan kalau Mary Jane adalah korban dari Human Trafficking dari pelaku utama, yang memanfaatkan kelemahannya. " Fakta seputar perekrutan, dan dia ada di negara asing memperlihatkan ia adalah korban human trafficking, yang memanfaatkan kelemahannya, yang butuh kerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Perekrutnya telah memanipulasi dan membohonginya , dengan tujuan memanfaatkanya untuk mengirim barang terlarang tanpa ia ketahui. " tukas NBI lagi.

editor:YL.antamaputra