Gempa Jadi Bahan Promosi, Online Shop DIkecam

Senin, 27 Apr 2015 | 19.44 WIB

Gempa Jadi Bahan Promosi, Online Shop DIkecam

SMS gempa yang bikin kontroversi


Centroone.com - Seluruh dunia dalam duka mendalam setelah gempa 7,8 Skala Ritcher mengguncang Nepal, dan mengakibatkan lebih dari 2300 orang tewas serta ribuan lainnya luka-luka.

Namun ditengah duka tersebut ternyata masih ada pihak-pihak tak sensitif yang memanfaatkan gempa Nepal sebagai alat jualan.

Salah satunya online shop asal India, Lenskart. Toko yang berjualan kacamata ini banjir kecaman setelah dalam layanan sms berantai mereka (sms blast), menggunakan gempa Nepal dalam promosi.

" Guncangkan seperti gempa ini: dapatkan kacamata Vincent Chase dari seharga RS 3000 dengan harga hanya RS 500, dengan mengundang 50 teman ke @ www.lenskart.com/refer-sun" demikian bunyi sms yang beredar di Twitter seperti dilansir dari Kippreport, Senin, (27/04/2015).

Sms itu sendiri dirilis bersamaan dengan terjadinya gempa Nepal, Sabtu, (27/04/2015). " Ini pesan marketing terburuk yang pernah dikirim. Merek ini sama sekali tidak sensitif. " " kami tidak akan membeli dari mereka lagi. " ujar pengguna Twitter, menanggapi sms itu.

Petugas penyelamat membantu seorang warga ke daerah aman setelah terjadi longsor di Prefektur Xigaze, Kawasan Otonomi Tibet, Tiongkok, Sabtu (25/4),  ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/ox/15.


Setelah masalah SMS ini mengundang berbagai kecaman di dunia maya, pihak Lenskart langsung mengungkapkan permintaan maaf lewat sebuah pernyataan kepada media. " Kami telah mengirim SMS promosi terkait gempa dalam cara yang salah. Kami benar-benar menyesal atas apa yang terjadi. Kami telah melakukan pencegahan untuk memastikan hal itu tidak terjadi lagi. "

editor:YL.antamaputra