ISL Mati, The Jak Siap Turun ke Jalan

Minggu, 26 Apr 2015 | 01.40 WIB

ISL Mati, The Jak Siap Turun ke Jalan<br><br>

Kapten Persija Jakarta Bambang Pamungkas (kiri) dalam laga melawan Persela. ANTARA FOTO/Syaiful Arif/pras/15.


Centroone.com -  Suporter Persija (The Jak Mania) mengkrtik langkah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Iman Nahrowi‎ yang pembekuan PSSI hingga waktu yang belum ditentukan. Pasalnya, semua kegiatan keolahragaan yang dilakukan PSSI tak dapat berjalan dengan pembekuan tersebut, termasuk liga Indonesia, Indonesia Super League.

Ketua II The Jak Mania Kaltim Aliet mengungkapkan, diberhentikannya kegiatan PSSI berdampak buruk terhadap beberapa pihak. Selain superter, Sebut Aliet, roda perekonomian juga turut terhambat lantaran liga tersebut dibekukan. "Ini akan menghambat ekonomi abang tukang tiket, abang minum, dan lainnya, karenanya kita minta liga tetap digelar," tegas Aliet dalam diskusi bertajuk 'mau dibawa kemana sepakbola kita' di Jakarta, Sabtu (25/4/2015).

Karena itu, tegas Aliet, harus ada kepastian kapan liga Indonesia‎ digelar. Jika tidak ada kepastian, sambung Aliet, pihaknya akan turun ke jalan. Aliet mengklaim bahwa The Jak Mania akan melakukan aksi tersebut sampai liga tersebut dilakukan. "The Jak meminta kepastian kapan liga ini bergulir. Di grassrot mempertanyakannya, kita ingin turun ke jalan. Kami sesalkan penundaan liganya karena yang kita inginkan tim kami berlaga," ungkap Aliet.

oleh:Rangga T-editor:YL.antamaputra