Riset : Smartphone Dapat Picu Kebutaan

Minggu, 20 Des 2015 | 08.00 WIB

Riset : Smartphone Dapat Picu Kebutaan

ilustrasi (IST)


Centroone.com - Smartphone dan risiko kebutaan, mungkin hal tersebut jauh jika dilihat dari sudut pandang sebab akibat. Namun jika melihat tren smartphone dan gaya hidup, sepertinya hal tersebut memiliki kaitan yang erat. Setidaknya hal tersebut yang muncul dalam kepercayaan para peneliti di China.

Setelah memperingatkan para pengguna smartphone akan bahaya terhadap pendengaran dan penyebab insomnia karena cahaya yang da di ponsel pintar, baru-baru ini para peneliti mengingatkan kembali bahaya pengggunaan smartphone. Dalam hal ini, seperti dikutip dari BBC, smartphone yang digunakan secara terus menerus dapat memicu gangguan penglihatan, bahkan sampai kebutaan pada seseorang.

Sudah bukan fenomena baru lagi, saat ini banyak waktu seseorang dihabiskan dengan smartphone. Karena fungsinya yang selain digunakan untuk komunikasi, alat ini juga menjadi media hiburan yang bisa digunakan kapan dan dimanapun kita berada.

Sayangnya, fenomena ini sering membuat kita lupa akan kesehatan, dampaknya, beberapa ancaman gangguan kesehatan pun kian bermunculan. Salah satunya gangguan penglihatan, seperti yang diungkap oleh para peneliti di China.

Para peneliti mengingatkan, kian kompleksnya produk smartphone, membuat alat ini memiliki kualitas gambar seperti komputer dan televisi. Yang artinya, jika mata terpapar jumlah cahaya yang berlebih dan dari jarak yang terlalu dekat dan sering akan membuat mata rusak secara permanen.

Sebelumnya sebuah penelitian dilakukan dengan melibatkan lebih dari 2.000 relawan berusia dua puluh lima tahun. Dalam riset terbukti, dalam sehari mereka rata-rata mengecek atau menggunakan ponsel sebanyak  kali.

Dokter mata Andy Hepwortht, yang terlibat dalam penelitian ini mengingatkan, dengan gaya hidup seperti ini, cahaya violet yang ada pada ponsel menjadi faktor penyebab rusaknya mata seseorang. Dan lebih parah, jika tidak ditangggulangi, hal ini akan menyebabkan kerusakan yang signifikan pada bagian ini.

Menurutnya, dalam uji lab, diketahui adanya pengaruh signifikan sebab akibat dari penggunaan smartphone dan kerusakan mata secara signifikan. Menurut Andy, hal ini sering diakibatkan karena kombinasi mata yang jarang berkedip dengan jarak pandang yang terlalu dekat. Seperti aturan kita melihat komputer atau televisi secara konvensional. dok



...
0




There are 0 comments in this current article