Kurangi Pengangguran, Gelar Bursa Kerja

Rabu, 02 Des 2015 | 20.00 WIB

Kurangi Pengangguran, Gelar Bursa Kerja

Bursa kerja yang dipadati para pencari kerja. (Centroone/Windhi)


Centroone.com - Ribuan pencari kerja antusias memadati bursa kerja terbuka (job market fair) yang digelar Pemkot Surabaya melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) di gedung Balai Pemuda, Rabu (2/12/2015). Kegiatan tersebut digelar selama dua hari, 2-3 Desember 2015, mulai pukul 09.30 hingga pukul 19.00.

Kepala Disnaker Kota Surabaya Dwi Purnomo mengatakan, bursa terbuka ini merupakan yang kelima kali digelar di tahun 2015 ini. Disnaker memang menargetkan dalam satu tahun menggelar lima kali job market fair. Latar belakang digelarnya bursa kerja terbuka ini sebagai upaya Pemkot Surabaya untuk memfasilitasi antara para pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Sasaran bursa kerja terbuka ini adalah masyarakat Surabaya selaku pencari kerja dan juga perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. “Tujuan bursa kerja terbuka ini untuk mengurangi pengangguran di Surabaya. Tiap tahun ada lulusan SMA/SMK, sarjana, juga korban PHK yang mencari  pekerjaan. Karenanya, agenda ini bagus untuk mempercepat mempertemukan pencari kerja dan perusahaan yang butuh tenaga kerja. Semoga memberi manfaat bagi warga Surabaya,” tegas Dwi Purnomo.



Dikatakan Dwi, antusiasme masyarakat terhadap agenda ini sangat luar biasa. Itu terlihat dari tiket di kantor Disnaker yang sudah diambil pencari kerja, mencapai lebih dari 3.700 tiket. Ada 2 040 lowongan kerja yang ditawarkan oleh 40 perusahaan peserta Job Fair.

Perusahaan-perusahaan tersebut selain dari sektor jasa dan industri, juga dari perhotelan dan keuangan. Dari 2040 lowongan tersebut, rinciannya sebanyak 1200 untuk perempuan dan sisanya untuk laki-laki.  “Melihat antusiasme para pencari kerja, saya optimistis dalam dua hari, ada lebih 5.000 tiket yang diambil,” sambung Dwi.

Sementara Asisten IV Sekkota Surabaya, Eko Hariyanto yang membuka acara mewakili Pj Wali Kota Surabaya mengatakan, agenda bursa kerja terbuka ini merupakan komitmen dari Pemkot Surabaya untuk mengurangi jumlah pengangguran di Surabaya. Agenda ini juga merupakan wahana komunikasi Pemkot dengan warga dan warga dengan perusahaan.

Eko berharap, perusahaan-perusahaan yang menjadi peserta Job Fair, bisa secara konsisten melapor ke Disnaker Kota Surabaya perihal berapa banyak pencari kerja asal Surabaya yang diterima. Menurutnya, tugas dari Disnaker untuk memantau itu sehingga bisa dilihat berapa persen pencari kerja yang disalurkan dan perusahaan mana yang menerima, termasuk data berapa banyak warga Surabaya yang hadir di Job Fair. (windhi/by)