Google Doodle Hari Ini, "Siapakah Lucy si Australopithecus?"

Selasa, 24 Nov 2015 | 09.22 WIB

Google Doodle Hari Ini,

centroOne/Istimewa


Centroone.com - Google Doodle, Selasa (24/11) ini menghadirkan sosok Lucy si Australopithecus.

Banyak yang bertanya, siapa sih si Lucy Australopithecus yang dipakai mesin pencari Google hari ini? Menariknya, Google Doodle kali ini merilis pertanyaan tentang, "Siapakah Lucy si Australopithecus?"

Pastinya para netizen tak banyak yang tahu siapa Lucy si Australopithecus yang dipakai Google Doodle sekarang sebagai gambar ilustrasi manusia purba. Nama Lucy sempat diabadikan dalam sebuah film berjudul 'Lucy' yang diperankan Scarlett Johansson pada 2014 lalu.

Namun, film ini tidak menjelaskan tentang siapakah Lucy si Australopithecus. Mei 2015 lalu, spesies baru dari manusia purba telah ditemukan di wilayah Afar, Ethiopia. Dari hasil penelitian, spesies baru ini hidup 3,3 juta dan 3,5 juta tahun lalu.

Lucy menjadi nama yang diberikan untuk koleksi tulang fosil yang pernah dibuat untuk kerangka Hominid (kera besar) dari spesies Australopithecus afarensis, yang tinggal di Ethiopia 3.2 juta tahun yang lalu.

Lucy Australopithecus afarensis juga merupakan species Hominid (kera besar) tertua yang pernah ditemukan. Adalah Donald Carl Johanson yang menemukan Lucy, tepatnya pada tanggal 24 November 1974, di sekitar pulau Hadar Lembah Awash Depresi Afar, Ethiopia.

Nama Lucy diberikan pada fosil manusia purba berjenis kelamin perempuan dari golongan Australopithecus. Golongan ini merupakan golongan nenek moyang manusia purba yang kira-kira sudah punah sejak lebih dari 3,6 juta tahun yang lalu.

Peneliti menemukan fosil Lucy dengan kondisi 40% dari kerangka lengkapnya, sebagian fosilnya sudah hancur.

Tak lama setelah digali, jelaslah Lucy adalah salah satu fosil yang paling penting yang pernah ditemukan, ketika para peneliti merillis bahwa Lucy Australopithecus merupakan spesies Hominid (kera besar) yang sebelumnya tidak diketahui.

Setidaknya ada tiga fakta menarik yang bisa menjawab pertanyaan, "Siapakah Lucy si Australopithecus?"

1. Berjalan Tegak

Berbeda dengan spesies kera kebanyakan, Lucy memiliki keunikan tersendiri, yang salah satunya adalah cara berjalannya yang tegak sama persis seperti manusia, Lucy mampu berjalan dengan dengan kaki.

2. Meninggal Misterius

Hingga saat ini, belum diketahui bagaimana Lucy meninggal, belum ada bukti kuat yang menunjukan bagaimana proses kematian Lucy Australopithecus sang Hominid tertua di dunia.

3. Bertubuh Pendek

Meski bisa berjalan tegak laiknya manusia, spesies Lucy Australopithecus afarensis, tapi ukuran mereka jauh lebih kecil daripada manusia. Tinggi badannya hanya 1.1 m tinggi dan beratnya di 29 kg. (Berbagai Sumber)