Aneh, Pria Australia Dinyatakan Bersalah Bunuh Mayat

Sabtu, 31 Okt 2015 | 17.00 WIB

Aneh, Pria Australia Dinyatakan Bersalah Bunuh Mayat


CENTROONE.COM - Kasus pembunuhan lumrahnya terjadi saat seseorang menghilangkan nyawa orang lain. Namun di Melbourne, Australia, seorang pria terancam mendekam di balik bui cukup lama setelah dinyatakan bersalah menembak seorang pria, yang sebenarnya sudah mati.  

kasus ini sendiri bermula saat Daniel Darrington adu mulut dengan Rocky Matkassy yang berujung dengan perkelahian. Lalu sebuah pistol secara tidak sengaja meletus, dan mengenai Rocky dan menewaskannya. Melihat hal itu, dan Daniel kembali menembak Rocky.  

Pengacara Daniel mengatakan dengan kondisi Rocky sudah mati ketika tembakan kedua dilakukan Daniel, maka Daniel tidak bisa dinyatakan bersalah atas pembunuhan.  Daniel sendiri mengatakan kepada polisi ia melihat Rocky masih hidup saat pertama kali kena tembakan, dan ia kembali menembak Rocky karena melihat Rocky menderita kesakitan.  

"Yang jadi masalah bukan Daniel percaya orang itu (Rocky) masih hidup. Namun masalahnya, ia secara faktual sudah mati. Jika seseorang sudah tewas dan anda mencoba membunuhnya, bagaimana bisa itu dinyatakan sebagai percobaan pembunuhan?" ujar pengacara Daniel, seperti yang dilansir dari Metro, Sabtu, (31/10/2015). 

Juri pengadilan sendiri mengatakan Daniel tidak bersalah dalam dakwaan pembunuhan atau penganiayaan, tapi mereka menetapkan Daniel bersalah dalam dakwaan percobaan pembunuhan, Meskipun pria yang berniat ia bunuh sudah mati sebelumnya.   Dalam penyidikan sendiri , Polisi mengatakan mereka menemukan plastik di mobil Daniel namun menurut Daniel ia tidak pernah bermaksud membuang mayat Rocky namun berniat membawanya ke rumah sakit tanpa mengotori mobilnya. by