Majalah Playboy Berhenti Pajang Foto Bugil

Rabu, 14 Okt 2015 | 15.00 WIB

Majalah Playboy Berhenti Pajang Foto Bugil


CENTROONE.COM - Hampir enam dekade jadi majalah "ikon" pria dewasa dan terkenal dengan foto-foto vulgar, Majalah Playboy akhirnya "menutup diri. "  Majalah legendaris dunia itu mengumumkan tidak akan lagi memuat dan memajang foto-foto wanita bugil di majalah mereka. Sebagai gantinya PlayBoy akan memperbanyak rubrikasi tentang seks dan juga tulisan - tulisan dari penulis ternama.

Penghentian itu akan mulai dilakukan pada edisi musim semi berikutnya. Hal itu disampaikan direktur eksekutif perusahaan Scott Flanders dalam artikel di harian New York Times pada Senin, lalu, seperti yang dilansir Time, Selasa, (13/10/2015).

Hugh Hefner, pendiri Playboy yang kini berusia 89 tahun, telah merestui keputusan tersebut. “Kini Anda hanya membutuhkan satu klik untuk menemukan segala sesuatu terkait dengan seks seperti yang Anda bayangkan secara gratis. Itu hal biasa di zaman sekarang,” kata Flanders kepada New York Times.

New York Times melaporkan bahwa sirkulasi Playboy telah menurun dari 5,6 juta pada 1975 menjadi sekitar 800 ribu pada tahun ini. Edisi cetak AS kehilangan sekitar US$ 3 juta per tahun. Rebranding dan desain baru dari Playboy pada edisi berikutnya tetap akan menampilkan perempuan eksotis, tapi kali ini para model tidak akan sepenuhnya telanjang lagi.

Editor Cory Jones mengatakan kepada Times, bahwa kolom seks di Playboy akan dipercayakan kepada seorang perempuan, yang disebutnya akan menulis tentang seks secara antusias Di sisi lain, Playboy juga selalu memiliki daya tarik intelektual bagi kaum adam yang mengaku membeli majalah tersebut tidak sekadar untuk melihat foto-fotonya, karena mereka memuat pula karangan karya penulis top seperti Kurt Vonnegut, Joyce Carol Oates, Vladimir Nabokov, James Baldwin dan Alex Haley. bbs