Khawatirkan Pembusukan,Berlomba Melawan Waktu

Kamis, 01 Jan 2015 | 14.01 WIB

Khawatirkan Pembusukan,Berlomba Melawan Waktu


Centroone.com -  Pencarian Air Asia QZ 8501 terus dilakukan tim SAR gabungan. Memasuki hari kelima, pencarian kini mau tak mau harus berpacu dengan waktu, untuk menghindari jenazah hilang tenggelam di laut, yang tentunya menyulitkan pencarian.

"Jenazah itu kalau sudah lima hari itu biasanya akan mulai rusak di bagian perut sehingga dikhawatirkan akan membuat jenazah tenggelam dan makin sulit dicari," kata Kapusdokkes Mabes Polri, Brigjen Arthur Tampi di RSUD Sultan Imanuddin, Kamis.

Kondisi jenazah mulai sulit dikenali secara fisik karena mengalami pembengkakan dan kerusakan. Jenazah di laut biasanya akan membusuk mulai hari kelima, sedangkan jenazah di sungai mengalami pembusukan lanjut mulai hari ketiga.

Perlakuan terhadap jenazah-jenazah diperlukan untuk memperlambat pembusukan. Selain itu, ada perlakuan untuk mengamankan organ seperti sidik jari dan gigi karena akan sangat dibutuhkan dalam identifikasi nanti di Surabaya.

Soal jenazah ketujuh yang dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin, Arthur menyebutkan jenazah tersebut berjenis kelamin perempuan usia dewasa. Dari identifikasi awal, jenazah mengenakan celana jins ikat pinggang coklat, sepatu kets, jam tangan kuning dan gelang karet, sedangkan baju jenazah sudah terlepas. bbs